Manfaat dan Tujuan BEP (Break Even Point)
Manfaat dan Tujuan BEP (Break Even Point)

Manfaat dan Tujuan BEP (Break Even Point)

Posted on

MediaLova.com – Pengertian Break Even Point atau BEP secara umum adalah titik keseimbangan antara penghasilan atau pendapatan dengan modal yang dikeluarkan.

Artinya, BEP bisa merujuk pada titik di mana tidak terjadi kerugian atau keuntungan alias impas. Perhitungan BEP penting dilakukan terutama saat bisnis dimulai atau produk baru dikeluarkan.

Masa seperti itu, perusahaan tentu menginginkan agar perusahaan baru atau produk baru mampu mendatangkan keuntungan, minimal mampu menutup biaya oroduksi atau modal yang telah dikeluarkan.

BEP menjadi penting bagi investor yang akan menanamkan modal pada suatau perusahaan. Jika perusahaan mengelola BEP dengan baik dan rapi, investor bisa lebih mudah untuk mempercayakan modal.

Tujuan BEP

Penyusunan BEP dilakukan tanpa tujuan. Secara umum BEP berkaitan dengan laba, modal, dan produk. Adapun tujuan BEP adalah sebagai berikut:

  1. Menekan biaya produksi serendah mungkin tanpa mengesampingkan kualitas dan kuatintas produk.
  2. Menentukan harga produk satuan.
  3. Membantu perusahaan menentukan strategi bisnis selanjutnya.
  4. Membantu oerusahaan bekerja lebih efisian dan efektif.
  5. Memprediksi laba yang akan dicapai.
  6. Menjabarkan spesifikasi produk.

Baca Juga: Samsung A20s Harga dan Spesifikasi

Manfaat BEP yang Dibuat

Ada sejumlah manfaat yang akan didapatkan baik oleh investor maupun pemiliki bisnis. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut:

  1. Manfaat BEP bagi perusahaan adalah dapat mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan agar tidak mengalami kerugian.
  2. Manfaat BEP selanjutnya adalah perusahaan dapat mengetahui jumlah penjualan yang harus dicapai agar memperoleh keuntungan.
  3. Bagi sebuah perusahaan, manfaat Break Even Point ini dapat mengetahui nilai berkurangnya penjualan agar perusahaan tidak mengalami kerugian.
  4. Manfaat Break Even Point dalam sebuah perusahaan ada;ah dapat mengetahui dampak perubahan harga jual produk, biaya, dan volume penjualan.
  5. Manfaat BEP terakhir adalah dibutuhkan untuk mencapai tingkat keuntungan yang telah ditargetkan dalam perencanaan.

Baca Juga: Download Video Facebook Tanpa Aplikasi

Hal Penting Dalam Menghitung BEP

Sebelum menghitung BEP, ternyata terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan dalam menghitungnya, hal tersebut dilakukan agar hasil yang kamu peroleh akan akurat dan berguna.

  1. Ketahui harga jual produk, pastikan harga di pasar tidak berubah.
  2. Perkirakan jumlah biaya semua kegiatan dengan tepat. Karena jika ada perubahan produksi, maka akan muncul perubahan biaya juga.
  3. Jumalh biaya variabel harus sesuai dengan volume produksi setiap unitnya.
  4. Keluarkan biaya-biaya yang terkait dengan jelas dan pisahkan dengan baik apakah termasuk biaya tetap dan biaya tidak tetap.
  5. Perhatikan kondisi barang terupdate, jika tingkat penjualan sama dengan tingkat produksi dengan begitu tidak ada perubahan persediaan yang terjadi atau bisa dikatakan barang telah terjual habis.
  6. Biaya tetap tidak mengalami perubahan secara mendadak.
  7. Selanjutnya perusahaan akan dianggap hanya menjual satu produk saja.
  8. Namun bisa kenyataan tidak, maka perusahaan perlu mempertahankan penjualan campur (sales mix).

Itulah manfaat hingga tujuan dari Break Even Point atau BEP yang dibuat. Untuk mendapatkan informasi terbaru dan menarik lainnya maka silahka kunjungu web MediaLova.com. Sekian dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *