Jul 04, 2020 - 06:17
pb1
post image

Panduan Memilih Mainan yang Aman untuk Anak


Mainan memiliki peran penting dalam menstimulasi tumbuh kembang dan imajinasi anak, selain juga melatih anak bersosialisasi. Tetapi tahukah Bunda bahwa tidak sedikit anak yang menjadi sakit atau cedera akibat mainan mereka? Oleh karena itu, penting untuk memilih mainan yang tepat sesuai usia anak.

Menurut suatu penelitian, anak-anak yang terbiasa bermain dengan mainan, seperti menyusun balok atau bermain mobil-mobilan, memiliki kesehatan fisik, mental, dan sosial yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang hanya bermain dengan gadget.

Mainan terbaik untuk anak tidak selalu yang harganya mahal. Bahkan, banyak benda di sekitar anak yang bisa ia jadikan mainan, sehingga orang tua tidak harus membelikannya mainan khusus. Dari mana pun mainan berasal, yang terpenting adalah tidak boleh membahayakan anak.

Kriteria Mainan yang Aman untuk Anak.
Ada begitu banyak jenis mainan untuk anak. Mana yang harus Bunda pilih? 
Setidaknya pilihlah mainan yang memenuhi kriteria berikut ini:

Untuk mainan yang terbuat dari kain, sebaiknya berlabel tahan api.
Mainan berupa boneka, sebaiknya terbuat dari bahan yang dapat dicuci.
Jika mainan dicat, pastikan cat yang digunakan bebas dari timbal.
Semua bahan untuk melukis, seperti cat dan krayon, harus bebas dari bahan beracun.
Mainan tua atau lama dari kerabat atau sahabat perlu diperiksa apakah masih sesuai standar keamanan dan kesehatan saat ini.
Untuk mainan yang dapat berbunyi, pastikan bunyi yang ditimbulkan tidak terlalu kencang. Ingat, jangan biarkan Si Kecil mendekatkan mainan tersebut ke telinganya ya, Bunda.

Di Indonesia, memilih mainan anak berlabel SNI adalah salah satu cara termudah untuk mendapatkan mainan yang aman. Setiap mainan yang berlabel SNI setidaknya sudah melalui pengujian dan mendapat Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro).

Ini sesuai dengan Permenperind No. 24/M-IND/PER/4/2013 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Mainan secara Wajib.

Memilih Mainan yang Aman untuk Anak

Memberikan mainan kurang lebih sama dengan memberikan teman bermain bagi Si Kecil. Jadi, Bunda harus hati-hati, jangan sampai benda yang seharusnya menghibur ini malah jadi membahayakan anak.

Saat memilih mainan untuk anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Berikan mainan yang sesuai
Berikan mainan yang sesuai dengan usia, karakter, dan kegemaran Si Kecil. Bunda harus memerhatikan label batasan usia yang tertera pada mainan yang akan dibeli, agar Si Kecil menggunakan mainan sesuai dengan tingkat kemampuan, dan kesiapannya dalam bermain. Mainan yang terlalu rumit dan di atas usia Si Kecil hanya akan membuat ia frustasi atau mungkin malah membahayakannya.

2. Baca petunjuk dan dampingi Si Kecil
Jangan lupa untuk membaca dulu petunjuk penggunaan mainan, dan tetap dampingi Si Kecil saat bermain agar ia tetap aman.

Setelah bermain, orang tua dapat mengajarkan anak untuk menyimpan mainannya dengan baik.

3. Cek mainan secara teratur
Bunda perlu memeriksa mainan Si Kecil secara teratur guna mengetahui ada tidaknya kerusakan, misalnya:

Serpihan atau pinggiran mainan yang tajam.
Karat atau kerusakan pada sepeda dan mainan lain yang digunakan Si Kecil di luar. Lindungi mainan tersebut agar tidak terkena hujan atau panas berlebih.
Segera perbaiki mainan yang rusak, atau buang saja jika memang sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

4. Bersihkan mainan secara teratur
Saat akan membersihkan mainan, pastikan Bunda membaca dulu petunjuk cara membersihkannya ya. Umumnya mainan dapat dicuci dengan sabun yang berbahan ringan atau sabun antibakteri dan air panas.

5. Hilangkan benda berbahaya
Hati-hati jika terdapat benda-benda kecil pada mainan, seperti manik-manik atau kancing baju boneka, karena berisiko tertelan. Jika perlu, lepaskan benda-benda yang berisiko ini dari mainan, termasuk juga pita dan tali.

Di sekitar usia batita, tersedak adalah kecelakaan yang paling sering terjadi saat anak bermain, karena pada usia batita, anak cenderung suka memasukkan benda apa pun yang mereka pegang ke mulut.

6. Hindari memberikan mainan berdaya listrik
Sebaiknya hindari memberikan mainan yang perlu diisi daya listrik untuk anak di bawah 10 tahun tanpa pengawasan, untuk menghindari risiko kesetrum.

Hal-hal di atas ini juga patut diperhatikan saat Bunda memberikan hadiah mainan untuk anak lain ya. Dengan memilih mainan yang aman, Bunda juga dapat lebih tenang karena Si Kecil dan teman-temannya akan terhindar dari risiko saat sedang bermain.

Hal yang tidak kalah penting, meskipun produsen sudah menuliskan panduan yang jelas tentang mainan yang mereka buat, peran orang tua atau orang dewasa tetap penting dalam mendampingi Si Kecil bermain. Yuk, mulai lebih selektif memilih mainan yang aman untuk anak.

Bagaimana? apakah kamu menyukai dengan tulisan artikel Fuad ?
Jika kamu menyukainya, silakan tulis pendapatmu di kolom komentar ya gengs 😊

atau untuk menulis komentar
Sukai Medialova

Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM! tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)
Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke teman, sahabat, pacar, keluarga ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.
Ini adalah artikel dari komunitas Medialova dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya disini.
Penayang artikel dari pengguna Medialova yang diposting di halaman M-story yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Medialova, jika mengambil isi konten dari Medialova, harap mencantumkan sumber konten link website Medialova. Seluruh isi konten Medialova, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) medialova.com.

DISCLAIMER

m e d i a l o va
medialovestory
logo medialova
MODERATOR: Vioza, Agez, Feronica
TEAM EDITOR: Bian, Ayoe, Roys
MediaLova
Rilis 25/07/2020 - v.1.0.8
Iklan
Netflix
Kerjasama

medialova.com[at]gmail.com
Netflix
Author
Fuad Penulis Terverifikasi Konten Redaksi Medialova
Iklan
Berita
Cara Menjauhkan Rasa Bosan Dalam Hubungan
Dalam suatu hubungan tak jarang rasa bosan menghampiri. Rasa bosan dalam hubungan itu sendiri sebenarnya adalah sesuatu yang wajar dialami.
Berita
Cara Meningkatkan Karisma Diri Agar Lebih Disukai Orang Lain
Bagaiamanakah cara meningkatkan karisma dalam diri kita agar disukai banyak orang. Kalau bicara karisma adalah sebuah aura seseorang, apakah itu aura positif yang kuat, menyenangkan dan juga mengagumkan
Berita
6 Masalah Hubungan yang Jika Dibiarkan Akan Bertambah Buruk
Jangan hanya dibiarkan saja, segralh bertindak!!
Berita
Alasan Terbesar Kamu Belum Bisa Move On dari Mantan
3 Alasan Terbesar Kamu Belum Bisa Move On dari Mantan.
atau untuk menulis komentar

ATURAN KOMENTAR

MOHON UNTUK SELALU MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL YANG VALID ( AKTIF ) AGAR KAMI DAPAT MEMBALAS KOMENTAR SOBAT.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

rb1
rb1
Room

rb2
rb2
Premium

SPONSOR
BERITA ACAK
Tanda-tanda Bahwa Sebuah Hubungan Harus Diakhiri
Tanda-tanda Hubungan Harus Diakhiri, mempunyai sebuah hubungan yang langgeng dan...
8 Alternatif Iklan Selain Google Adsense Untuk Blog Anda
Daftar alterntif Iklan Selain Google Adsense Untuk Blog Anda. Ada beberapa alter...
Ian Holm Pemeran Bilbo Di Lord Of The Rings Meninggal Dunia Di Usia 88 Tahun
Ian Holm Meninggal Dunia Di Usia 88 Tahun...
Akibat buruk Mendendam Dengan Mantan Terlalu Lama
kibat buruk Mendendam Dengan Mantan Terlalu Lama, Memiliki rasa sakit hati atas ...
PENULIS
Admin
memiliki 9 artikel
Bian
memiliki 39 artikel
Arum
memiliki 21 artikel
Erwin
memiliki 17 artikel
Zefta
memiliki 16 artikel
Pluto
memiliki 20 artikel
Bangbang
memiliki 12 artikel
Wulan
memiliki 10 artikel
Irta
memiliki 16 artikel
Nadia
memiliki 10 artikel
Kirana
memiliki 6 artikel
Bimo
memiliki 14 artikel
Lutfie
memiliki 13 artikel
Burhan
memiliki 14 artikel
MasGun
memiliki 10 artikel
Fendy
memiliki 20 artikel
Satrio
memiliki 14 artikel
Sukma
memiliki 7 artikel
Sela
memiliki 9 artikel
Medialova
memiliki 13 artikel
Farida
memiliki 13 artikel
MediaNews
memiliki 15 artikel
Annisa
memiliki 9 artikel
Indah
memiliki 12 artikel
Intermezzo
memiliki 11 artikel
AndreSugara
memiliki 3 artikel
Feronica
memiliki 6 artikel
Ayoe
memiliki 6 artikel
Iqbal
memiliki 10 artikel
Malihah
memiliki 5 artikel
Drakor
memiliki 182 artikel
Fuad
memiliki 6 artikel
Alizen
memiliki 22 artikel
Syamsul
memiliki 9 artikel
Fauzi
memiliki 10 artikel
Oman
memiliki 8 artikel
Bayu
memiliki 7 artikel
Fauzan
memiliki 20 artikel
IqbalFauzi
memiliki 18 artikel
Tiara
memiliki 16 artikel
Fitria
memiliki 11 artikel
Staff
memiliki 8 artikel
Gabrielle
memiliki 8 artikel
Roby
memiliki 4 artikel
BeritaPolri
memiliki 9 artikel
Panestika
memiliki 3 artikel
Anggi
memiliki 7 artikel
Maulida
memiliki 121 artikel
Saktiprayoga
memiliki 209 artikel
Janeta
memiliki 8 artikel
Fanisari07
memiliki 32 artikel
Nabila
memiliki 21 artikel
Yudi1998
memiliki 51 artikel
HengkiSEO
memiliki 19 artikel
Destria
memiliki 4 artikel
wi
Widaulfatum
memiliki 3 artikel
Anisaa
memiliki 44 artikel
rb2 rb3