video viral colegio mayor
video viral colegio mayor

[Heboh] Video Viral Colegio Mayor

Posted on

medialova.com– Video Viral Colegio Mayor menjadi perbincangan hangat warganet, dan tersebar kepenjuru Dunia. Kalau kalian berminat dengan Tautan Video Viral Colegio Mayor Madrid silahkan simak ulsan ini hingga akhir.

Tak heran, dengan seiringnya perkembangan zaman tentu sangat mudah bagi kalian untuk menemukan berbagai informasi terupdate di ponsel maupun komputer.

Namun siapa sangka, jika diantara kalian tidak memahami atau belum menemukan Queri yang tepat dalam pencarian tentu bukan hal yang mudah.

Video Viral Colegio Mayor Madrid Tersebar di Sosial Media

Viral dijejaring media sosial video di mana para siswa sekolah menengah El Spongas Ahuja. Laki – laki-di mana mereka mengintimidasi tetangga mereka dari CMU Santa. M Spongnica-teriakan wanita seperti “nymphomaniacs”, “pelacur” dan “kami akan bercumbu denganmu”.

Gambar-gambar, yang berlangsung pekan lalu, di mulai dengan seorang siswa berseru: “jalang, keluar dari sarangmu, kelinci. Kamu nymphomaniacs sialan. Aku bersepakat terhadap Anda bahwa anda segala akan bercumbu di capea”.

Apa yang nampak seperti siswa yang terisolasi berubah dikala sesudah berteriak “. Ayo pergi Ahuja!”segala daun jendela gedung sudah di buka serempak dan siswa lain mulai berteriak dan memukul fasad.

Dari arahan Walikota Colegio mereka sudah mengutuk episode hal yang demikian dan sudah meyakinkan bahwa mereka melanggar tata tertib rezim. Internal Sentra bahwa dalam “kasus serius” seperti ini termasuk pengusiran.

Walikota Colegio El Multinas Ah Multinja Menanggapi

Sekolah Menengah akan berperilaku” tegas ” sesudah video menjadi viral. “Saat kami mendengar teriakan penjaga keamanan dan aku keluar untuk menghentikannya namun rekaman itu di permulaan.

Ia tak memberi kami waktu untuk tiba,” kata Direktur Sentra. Manuel Garc Tsosa Artiga, dalam ‘Cadena Ser’, pernyataan yang di kumpulkan oleh Europa Press.

Garc Ossa Artiga menegaskan bahwa institusi-institusinya “benar-benar mengutuk” ungkapan-ungkapan ini dan bahwa mereka “membangkang” ideologi yang sama.

Dalam hal ini, dia sudah menguraikan langkah-langkah yang wajib di ambil sesudah video. Para siswa akan menulis surat terhadap siswa dari sentra-sentra tetangga dan ke domisili mereka minta maaf.

Kecuali itu, Konferensi akan di selenggarakan di mana para profesional akan hadir untuk “menyadarkan mereka” seputar “.

Bagaimana sistem berperilaku mereka patut” dan mereka juga akan mengambil komponen dalam sukarelawan untuk “menolong kategori yang menderita di Madrid”.

Dalam pernyataan yang di keluarkan oleh Sentra, langkah-langkah ini di kumpulkan dan di tambahkan. Bahwa langkah-langkah yang di atur dalam tata tertib rezim Internal untuk siswa yang terlibat akan di terapkan. Pengajaran “dalam kasus-kasus serius, seperti ini, menyiratkan pengusiran”.

“Manajemen menegaskan kembali janji Walikota Colegio untuk pengajaran menurut poin-poin seperti pertemanan. Rasa hormat, rasa kebersamaan, solidaritas dan kesetaraan,” pernyataan itu menyimpulkan.

Untuk bagiannya, Kementerian Kelompok Pusat Madrid sudah menerangkan terhadap Europa Press. Bahwa mereka sudah menghubungi Universitas Complutense Madrid (di mana sentra hal yang demikian di lampirkan).

Untuk minta kabar, sementara Sentra Universitas sudah mengindikasikan terhadap agensi yang sama yang mereka temui mengkaji episode hal yang demikian.

COMPLUTENSE AKAN MEMBUKA FILE

Complutense University of Madrid sudah mengungkapkan “penolakan sempurna” atas insiden hari pekan ini di kampusnya dan akan membuka”. File informatif untuk mengkaji apa yang terjadi dan mengatasi tanggung jawab.”

Universitas Complutense, di mana kedua perguruan tinggi terikat. bahwa “perbuatan seperti ini tak mempunyai daerah di bidang masyarakat mana malah dan, malahan lebih sedikit, di lingkungan Universitas”.

Tambahnya dalam sebuah pernyataan di mana dia “mensupport langkah-langkah yang di ambil oleh manajemen perguruan tinggi”.

Dan akan berprofesi “berkoordinasi dengan universitas lainnya untuk memakai hukuman terhadap siswa yang terlibat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *